Sudirman Said Memaparkan 4 Cara Agar PPKM Berjalan Efektif

Jakarta, Tribunnews.com – Sekjen Palang Merah Indonesia (PMI), Sudirman Said mengungkapkan empat cara untuk membuat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dapat mengurangi laju penyebaran COVID-19. Hal ini diungkapkan oleh beliau dalam acara diskusi daring berjudul “Memprediksi Keampuhan PPKM Mikro Darurat”, yang diselenggarakan oleh Lembaga KedaiKOPI, Jumat (2/7/2021).

Pertama, pelaksanaan kebijakan tersebut harus seragam. Artinya penerapan PPKM harus terjadi di seluruh wilayah Pulau Jawa dan Bali, jangan ada yang berbeda beda. Jangan ada provinsi atau sektor yang berbeda-beda.

“Kalau dikatakan Jawa Bali, ya Jawa Bali, jangan Jawa Tengah dan Jawa Barat berbeda, jangan DKI dan Jawa Timur berbeda. Itu harus seragam dari Jawa sampai ke Bali, dari sector ke sektor tidak boleh bereda,” kata Sudirman.

Kedua, kata Sudirman Said, PPKM Darurat harus dilaksanakan secara serentak dari 3 Juli sampai 20 Juli.

Menurutnya jangan ada jadwal daerah tertentu yang saling menunggu menerapkan PPKM Darurat.

“Karena daerah boleh punya batas administratif tapi virus tidak punya batas itu. Jadi virus yang ada di Jakarta bisa bergeser ke Jawa Barat, ke Jawa Timur atau ke Banten,” ucapnya.

Ketiga kebijakan PPKM Darurat harus konsisten, apa yang disampaikan harus dilaksanakan.

Keempat, kebijakan PPKM Darurat harus dijadikan sebagai sebuah gerakan, bukan sebuah kewajiban.

Sebab jika dianggap kewajiban, akan ada yang merasa terbebani dan akan melanggar kewajiban tersebut. “Sehingga suasananya itu semacam suasana kebangkitan gerakan masyarakat. Karena kalau diletakkan kewajiban selalu kita akan curi-curi, kalau tak bisa lewat jalan tol ya lewat jalan tikus,” pungkasnya.

(Sumber:Tribunnews.com. 2 Juli 2021.”Sudirman Said Memaparkan 4 Cara Agar PPKM Berjalan Efektif”.https://www.tribunnews.com/corona/2021/07/02/sudirman-said-paparkan-4-cara-agar-ppkm-darurat-berjalan-efektif.)